Tampilkan postingan dengan label Google. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Google. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Februari 2017

Hyundai Bekerjasama Dengan Google Dalam Penambahan Fitur Baru



Pabrikan otomotif mobil Korea Hyundai yang telah bekerjasama dengan Google menambahkan fitur tambahan terbaru yaitu adalah fitur asisten Virtual ke dalam sistem infotainment mobil buatan produksi mereka. Dengan adanya penambahan dari Google Assistant pada unit mobil buatan Korea Selatan ini bisa memberikan kemungkinan bagi pengendara mobil nantinya untuk bisa memerintahkan unit mobil tersebut dalam menjalankan fungsi yang diperintahkan oleh pengendara.

Seperti dilansir dari halaman Carscoops, pabrikan mobil Korea Hyundai akan memperkenalkan kemampuan Google Assisten dalam ajang Consumer Electronic Show (CES). Fitur infotainment Hyundai tersebut juga akan memanfaatkan solusi yang ada di Google Home. Lebih lanjut nantinya fitur tersebut juga akan terdapat Blue Link Account dengan tambahan layanan suara Google Assistant. Di fitur tersebut nantinya pemilik Hyundai juga akan bisa mengoperasikan beberapa fungsi dengan suara.

Director Of Digital Business Planning and Connected Operations, Manish Mehrotra mengatakan bahwa konsumen kami mencari intergrasi pintar yang ada di rumah seperti layanan Google Home yang sangat bermanfaat. Kami akan mencoba melanjutkan untuk bisa menambahkan dari sisi aspek kenyamanan ke dalam sistem Blue Link dan juga unit mbil kami dengan nantinya ada fitur tambahan seperti dari manajemen pengisian EV, pengunci pintu, serta ada pengaturan suhu dan bisa menyalakan unit mobil tanpa sentuhan, dengan mengatakan ‘Ok Google’.

Selain tentang teknologi terbaru Google Assistant yang diperkenalkan, Hyundai juga dikabarkan akan meluncurkan unit mobil crossover hidrogen pada tahun depan. Hyundai mempunyai rencana untuk bisa memproduksi unit mobil baru yang ramah lingkungan.

Unit mobil hidrogen menjadi salah satu pilihan unit mobil bagi sebagian dari produsen otomotif untuk bisa menawarkan unit mobil yang ramah lingkungan. Unit mobil hidrogen juga mempunyai keunggulan dari sisi pengisian hidrogen yang lebih cepat dibandingkan mengisi baterai unit mobil listrik.

Seperti dilansir dari halaman Motor1, Hyundai ingin mencoba menambah varian mobil ramah lingkungannya dengan meluncurkan crossover unit mobil hidrogen pada tahun 2018 yang akan datang. Menurut

Dilansir Motor1, Kamis (5/1/2017), Hyundai ingin memperluas portofolio mobil ramah lingkungan dengan meluncurkan crossover hidrogen pada 2018 mendatang.

Kunjungi Scuto Bekasi untuk mengetahui perbedaannya.

Kamis, 23 Februari 2017

Google Akan Bekerjasama Dengan Honda Dalam Membuat Mobil Otonom



Google dikabarkan akan melakukan kerjasama dengan pabrikan otomotif Honda untuk bisa mengembangkan unit mobil Otonom. Proyek unit mobil otonom Gooogle ,Waymo  akan bekerjasama dengan Google yaitu adalah meliputi dari sisi penyediaan untuk dukungan software otonom dan juga sensor di unit mobil Honda oleh Waymo.

Nantinya perusahaan otomotif dari Jepang tersebut juga aka memberikan dukungan teknisi yang juga akan bekerjasama dengan teknisi Waymo dalam pengembangan serta ujicoba unit mobil otonom.

Seperti dilansir dari halaman Tech Crunch, kerjasama tersebut adalah tidak lepas dari Honda untuk juga bisa nantinya membawa sistem kendaraan otonomos pada tahun 2020. Kedua perusahaan tersebut diperkirakan akan menghadirkan unit mobil tanpa sopir untuk pasar otomotif.
Jika dilihat, Waymo juga telah bekerjasama dengan Fiat yaitu dengan memperkenalkan unit mobil otonomos dengan seri 100 Chrysler. Tetapi nantinya dengan kerjasama terbaru dengan Honda, Waymo juga diperkirakan akan bisa terbantu dengan memperkenalkan platformnya nanti ke lebih dari satu pengguna.

Perusahaan unit mobil Waymo adalah merupakan bentukan divisi perusahaan bar untuk proyek mobil otonomos Google yang sebelumnya adalah Google X. Meski Google juga masih dalam pengembangan software untuk unit mobil otonomos, tetapi langkah Waymo dipastikan juga tidak mudah. Sebab perusahaan teknologi lainnya juga sedang dalam pengembangan untuk teknologi tersebut yaitu seperit misalnya adalah perusahaan Apple.

Khusus untuk perusahaan dari Kanada, Blackberry juga dikabarkan telah berinvestasi untuk pengembangan software mobil otonomos dengan nilai investasi mencapai angka Rp 1 triliun.
Perusahaan Waymo juga adalah merupakan entitas independen di bawah naungan Google. Seperti dilansir dari sebuah halaman Reuters, CEO dari Waymo, John Krafcik juga mengatakan bahwa pihaknya semakin dekat dengan kenyataan untuk bisa nantinya menghadirkan unit mobil otonom ke publik.

Krafcik menambahkan bahwa ini adalah merupakan tanda kematangan teknologi kami. Kami bisa membayangkan nantinya teknologi otonomi kami bisa digunakan untuk segala bidang.
"Ini merupakan indikasi kematangan teknologi kami. Kita bisa membayangkan teknologi otonom kami digunakan di segala macam bidang," kata Krafcik. Nantinya teknologi tersebut juga bisa digunaka untuk penggunaan kendaraan pribari, truk dan juga transportasi lainnya.

Kunjungi Scuto Jakarta untuk melihat perbedaan mobil sebelum dan sesudah dilaminating.